Skip to content

Menjawab IsadanIslam – “Jihad / Quran Kitab Dongeng Dan Kitab Peniru”

Last updated on August 15, 2019

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Kali ini,kita akan jawab salah satu artikel dari website Isa dan Islam yang mana website tersebut telah membuat fitnah terhadap Islam. Tanpa membuang masa,kita akan runtuhkan semua lima (05) tomahan tersebut :

Bantahan Pertama :
Isa dan Islam berkata,
Muslim percaya bahwa Allah SWT adalah Ar-Rahim/Maha Penyayang. Makna ‘maha penyayang’ adalah Allah yang penuh belas kasihan. Yang memberikan “pengampunan terhadap seseorang yang berlaku salah.”
Sayangnya, Allah SWT yang penuh belas kasihan itu tidak mengajarkan hal yang sama kepada umat-Nya. Sebaliknya, Dia justru mengajarkan umat-Nya saling benci bahkan saling bunuh. Misalnya, membunuh orang yang tidak percaya kepada nabi Islam (Qs 2:191, 9:5), berperang melawan non-Muslim (Qs 8:65), suami berhak memukul isteri (Qs 4:34), dll.
Adanya kontradiksi antara sifat Allah dengan ajaran Al-Quran, wajar bukan jika non-Muslim – khususnya Kristen – meragukan Al-Quran sebagai wahyu dari Allah?

MAB response,
Allah memiliki sifat Ar-Rahman Dan Ar-Rahim. Namun Sifat Ilahiyyah Allah bukan hanya sekadar Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Allah juga Maha Hakim dan Maha Pembela. Maka Allah memberikan Kasih sayang-Nya,lalu Allah mengatur ketetapan Hukum bagi Makhluk-Nya. Begitu ramai yang kufur kepada Allah,Dia tetap saja berikan rezeki dan kepanjangan umur bukti Dia Maha Pengasih dan Penyayang. Makhluk yang tidak ingin tunduk akan ketetapan-Nya,maka Allah memberikan hukuman bagi mereka. Dan saya faham,pasti anda membantah dengan berkata,
“Tuhan sejati akan menyayangi makhluk-Nya tanpa kekerasan,itu bukti Tuhan yang sebenar…”

okay baik……saya ingin bertanya satu soalan,
– Seandainya Allah memasukkan orang yang beriman dan orang yang kafir ke dalam Syurga bersama tanpa dihukum (hanya semata Maha Penyayang Allah),dimana bukti Maha Keadilan Allah???

Makanya,anda harus faham Sunnatullah-Nya dalam penciptaan kerana Sifadh-sifadh Ilahiyyah Allah saling tidak berlanggar. Berkenaan ayat-ayat perang dalam Quran yang anda tujukan,itu adalah perintah ketika dalam perang sahaja BUKAN secara keseluruhan..Itu merupakan ayat dari perintah Allah sebagai keizinan untuk memerangi kaum Kafir yang memerangi Islam. Memandangkan website-website dari para muslim apologetics yang lain telah menjawab artikel ini secara penuh,maka disini saya menjawab secara sederhana sahaja. Ayat-ayat perang dalam Quran telah saya bahaskan secara terperinci dalam nota Facebook saya,sila rujuk :
(Part 1)
– https://www.facebook.com/notes/aleav-nero-ardy/does-the-quran-really-teach-violence-muslim-scholars-corrects-the-noble-quran-mi/1038861446148589

(Part II)
– https://www.facebook.com/notes/aleav-nero-ardy/does-the-quran-really-teach-violence-muslim-scholars-corrects-the-noble-quran-mi/1028524810515586

(Part III)
– https://www.facebook.com/notes/aleav-nero-ardy/does-the-quran-really-teach-violence-muslim-scholars-corrects-the-noble-quran-mi/1263877910313607

argument pertama anda suda terbantah….Sekarang giliran saya memberikan fakta hujah ayatayat perang dalam Bible bukti Tuhan dalam Bible sangat ganas. Dalam Quran hanya ada 86 ayat perang manakala dalam Bible anda ada 3445 ayat perang. Melalui “Holy Scripture” agama sahaja pun,sudah cukup terang jelas bahawa mana satu kitab yang mengajar keganasan. Saya berikan bukti dalam Perjanjian Lama dahulu. Jika kamu berkata Jesus mengajar ajaran kasih tanpa membunuh,anda lupa bahawa kamu beriman bahawa Jesus itu Firman (Logos) yang menjelma menjadi manusia. Maka sebelum dia menjadi manusia,ia adalah Firman…Jadi semasa zaman Musa (zaman PL),Jesus itu tuhan (menurut kepercayaan Kristian). Maknanya,apa yang diperkatakan seperti berikut adalah dari Jesus sendiri :- (sebahagian sahaja yang saya ambil dari 3445 ayat perang)
– “They entered into a covenant to seek the Lord, the God of their fathers, with all their heart and soul; and everyone who would not seek the Lord, the God of Israel was to be put to death,whether small or great, whether man or woman.”
[2 Chronicles 15:12-13]

– “Suppose you hear in one of the towns the LORD your God is giving you that some worthless rabble among you have led their fellow citizens astray by encouraging them to worship foreign gods.In such cases,you must examine the facts carefully.If you find it is true and can prove that such a detestable act has occurred among you, you must attack that town and completely destroy all its inhabitants, as well as all the livestock.Then you must pile all the plunder in the middle of the street and burn it.Put the entire town to the torch as a burnt offering to the LORD your God.That town must remain a ruin forever; it may never be rebuilt. Keep none of the plunder that has been set apart for destruction.Then the LORD will turn from his fierce anger and be merciful to you. He will have compassion on you and make you a great nation,just as he solemnly promised your ancestors.The LORD your God will be merciful only if you obey him and keep all the commands I am giving you today, doing what is pleasing to him.”
[Deuteronomy 13:13-19]

– “You must kill those who worship another god.”
[Exodus 22:20]

– “Kill any friends or family that worship a god that is different than your own.”
[Deuteronomy 13:6-10]

– “Kill all the inhabitants of any city where you find people that worship differently than you.”
[Deuteronomy 13:12-16]

– “Kill anyone who refuses to listen to a priest.”
[Deuteronomy 17:12-13]

– “Kill any false prophets.”
[Deuteronomy 18:20]

– “Jude reminds us that God destroys those who don’t believe in him.”
[Jude 5]

Jesus semasa dalam Perjanjian Lama sangat ganas tuan. Bahkan,semasa suda menjelma jadi manusia dalam Perjanjian Baru,dalam Matthew 5:17-48,Jesus mengajar Hukum Rejam (Hudud) dimana Jesus berkata secara harfiah muhkamat Siryaniyyah. Maksud menggenapi ialah menyempurnakan.Sebagai seorang Nabi,Jesus menyambung syariat Musa iaitu Undang-undang (Taurat) dengan melonggarkan syariat itu melalui syariat Khabar Baik (Injeel) dari perintah Allah agar Bani Israel dapat terus melakukannya.Makanya,mengapa Jesus mengatakan bahawa dia hanya di utus untuk domba-domba yang sesat (Israel yang telah jatuh kufur tidak lagi mengikuti ajaran Musa). Apakah Jesus sendiri mengatakan bahawa dia menyempurnakan Hukum Taurat melalui penebusan dosa ATAU hanya tafsiran pihak gereja yang hanya merujuk dari ajaran Paulus???. Jika benar Jesus menggenapi melalui penebusan dosa,mengapa Jesus katakan,
“Kerana Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan dilenyapkan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi (maksud “semuanya terjadi” merujuk berlakunya Kiamat).”
[Matthew 5:18]

Apakah anda menyangka bahawa dalam Perjanjian Baru tidak ada ayat perang???. Mari kita usulkan :

Point 01
– Ayat Bible yang telah ditukar oleh pihak gereja namun tidak dipadamkan dalam RSV yang mana 32 Sarjana Tertinggi Bible menyatakan ianya adalah ayat yang benar :
“Any city that doesn’t receive the followers of Jesus will be destroyed in a manner even more savage than that of Sodom and Gomorrah.”
[RSV Mark 6:11]

Point 02
– Jesus sebelumnya telah mengetahui akan rencana Judah untuk menangkap dan membunuhnya. Hal tersebut telah diucapkannya dengan menubuatkan Judas yang akan menyerahkannya. Hal yang menjadi sorotan adalah bahawa Jesus tidak mahu hanya sekadar duduk dan menunggu ditangkap oleh orang Judah Israel dan orang Rum. Dia menyiapkan strategi dengan murid-muridnya akan adanya pemberontakan dan persiapan dengan senjata adalah hal yang diperlukan.

“Lalu Ia berkata kepada mereka: “Ketika Aku mengutus kamu dengan tiada membawa pundi-pundi, bekal dan kasut, adakah kamu kekurangan apa-apa?”Jawab mereka: “Suatu pun tidak.” Kata-Nya kepada mereka: “Tetapi sekarang ini, siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang mempunyai bekal; dan siapa yang tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang.”
[Luke 22:35-36]
– Ayat ini adalah penjelasan persiapan untuk perang,untuk melakukan Jihad!. Murid-muridnya telah siap bersenjata,mereka telah memiliki gambaran hal yang akan terjadi selanjutnya. Mereka tidak akan menyerah begitu saja dijadikan hamba kaum Judah dan Rum tanpa adanya perjuangan mempertahankan kebenaran.

Kata mereka: “Tuan, ini dua pedang.” Jawab-Nya: “Sudah cukup.”
[Luke 22:38]

Senjata telah siap,pertempuran akan dilakukan. Kristian salah menafsirkan bahawa pedang yang dimaksudkan Jesus adalah Pertentangan. Namun jika yang dimaksud tersebut adalah Pertentangan,lalu jubah apa yang dimaksud Jesus untuk dijual???…Jubah kiasan??? Apa pula maksud dari dua pedang yang telah murid-muridnya siapkan??? Dan yang terpenting, “pedang kiasan” @ Pertentangan tentu tidak akan dapat memutuskan telinga seorang hamba Imam Besar…..
“Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan tangannya, menghunus pedangnya dan menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya.”
[Matthew 26:51]

Jesus memohon doa
“Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: “Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa.”
[Matthew 26:36]

Dia menempatkan murid-muridnya secara teratur pada pintu masuk kebun untuk mengelak dari situasi buruk yang mungkin terjadi….

“Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”
[Matthew 26:37-39]

Dia menempatkan lapan (08) orang pada pintu masuk dan sekarang ketiga murid lainnya yang bersemangat,penuh bersenjata dengan pedang lainnya untuk menunggu,mengawasi dan menjaga Jesus yang sedang berdoa. Doa Jesus dalam Matthew 26:39 menjelaskan bentuk permohonan agar dibebaskan dari cawan kematian. Maksud “cawan” dalam ayat tersebut bermaksud kematian yang mana orang Judah ingin membuktikan bahawa Jesus adalah Al-Masih Palsu dengan cara menyalibnya,penyaliban itulah hukumannya. Sehingga dengan kata lain maksudnya kematian dalam penyaliban. Jadi,Jesus berdoa agar bebas dari kematian dalam penyaliban.

Dari doa Jesus diatas,sudah menunjukkan fakta TERANG JELAS kepada kita :
1 – Jesus tidak mati dikayu salib.
2 – Jesus tidak datang untuk penebusan dosa oleh penyaliban.

Point 03
Mari kita baca ayat konteks Luke 19:11-27 :
19:1 Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu.
19:2 Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya.
19:3 Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek.
19:4 Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.
19:5 Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: “Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.”
19:6 Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.
19:7 Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: “Ia menumpang di rumah orang berdosa.”
19:8 Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.”
19:9 Kata Yesus kepadanya: “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham.
19:10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”
19:11 Untuk mereka yang mendengarkan Dia di situ, Yesus melanjutkan perkataan-Nya dengan suatu perumpamaan, sebab Ia sudah dekat Yerusalem dan mereka menyangka, bahwa Kerajaan Allah akan segera kelihatan.
19:12 Maka Ia berkata: “Ada seorang bangsawan berangkat ke sebuah negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja di situ dan setelah itu baru kembali.
19:13 Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang kembali.
19:14 Akan tetapi orang-orang sebangsanya membenci dia, lalu mengirimkan utusan menyusul dia untuk mengatakan: Kami tidak mau orang ini menjadi raja atas kami.
19:15 Dan terjadilah, ketika ia kembali, setelah ia dinobatkan menjadi raja, ia menyuruh memanggil hamba-hambanya, yang telah diberinya uang itu, untuk mengetahui berapa hasil dagang mereka masing-masing.
19:16 Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.
19:17 Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.
19:18 Datanglah yang kedua dan berkata: Tuan, mina tuan telah menghasilkan lima mina.
19:19 Katanya kepada orang itu: Dan engkau, kuasailah lima kota.
19:20 Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.
19:21 Sebab aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur.
19:22 Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri. Engkau sudah tahu bahwa aku adalah orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur.
19:23 Jika demikian, mengapa uangku itu tidak kauberikan kepada orang yang menjalankan uang? Maka sekembaliku aku dapat mengambilnya serta dengan bunganya.
19:24 Lalu katanya kepada orang-orang yang berdiri di situ: Ambillah mina yang satu itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh mina itu.
19:25 Kata mereka kepadanya: Tuan, ia sudah mempunyai sepuluh mina.
19:26 Jawabnya: Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ada padanya.
19:27 Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku.”

Penerangan
Ayat disitu menjelaskan bahawa Zakheus menemui Jesus lalu Jesus memohon untuk menumpang di rumah beliau. Namun orang-orang disekitar bercakap2 bahawa Jesus menumpang orang yang berdosa disebabkan Zakheus adalah pemungut cukai. Dan Zakheus si Kepala Pemungut Cukai memberitahu bahawa setengah dari hartanya telah diberikan kepada fakir miskin dan memberitahu juga bahawa apabila dia mengambil cukai dari seseorang,akan dia berikan sesuatu sebagai balasan yang lebih berganda. Lalu Jesus menjawab bahawa rumah ini adalah di kalangan umat Abraham sebab Zakhues mencari Jesus dan membantu orang yang tiada tempat tinggal. Dan orang-orang di sekitar datang dekat pada mereka berdua,lalu Jesus menceritakan kepada mereka satu perumpamaan. Perumpamaan itu menjelaskan bahawa seorang bangsawan bakal menjadi raja di tempat lain dan selepas itu akan kembali ke tempat asal. Sebelum dia pergi,dia memanggil 10 orang hambanya untuk berdagang sebelum ia kembali. Tapi orang-orang yang sebangsawan dengannya tidak menyukai dia dan mengirim seorang untuk menemuinya hanya untuk membantah dia menjadi raja. Setelah dia sampai ke situ dan memanggil hamba-hamba yang diberi wangnya sebelum ini untuk mengetahui hasil-hasil dagang mereka. Orang pertama diberi kekuasaan ke atas 10 kota. Orang kedua diberikan kekuasaan lima kota. Dan orang ketiga tidak memberikannya apa-apa dan mengatakan bahawa raja itu mengambil apa yang dia tidak pernah berikan dan mendapat hasil apa yang dia tidak pernah sedekahkan. Dan Raja itu bertanya bahawa jika benar demikian,kenapa tidak saja duit itu tidak berikan kepada mereka yang jalankan kerjanya. Dan sambung kata raja itu lagi yang mana memerintahkan bahawa duit dari orang ketiga itu berikan kepada orang yang menghasilkan 10 mina itu. Namun orang-orang disitu menyatakan bahawa orang pertama itu suda memiliki 10 mina. Jadi raja itu menjawab bahawa setiap orang yang memiliki disebabkan mampu menghasil sesuatu atas ketaatan akan diberikan manfaat kerana tanggungjawabnya. tetapi kepada sesiapa yang tidak taat atas tanggungjawabnya disebabkan tidak menyukai raja itu akan dihukum bunuh di hadapannya.

Mesej yang disampaikan synonym dengan kerja Zhakeus yang mana memungut cukai dan membalas orang yang membayar cukai kepada dia. Sama seperti raja tersebut yang mana orang taat dan boleh menghasil sesuatu yang baik,pasti akan mendapat ganjaran yang baik dari raja itu. Sesiapa yang ingkar akan dibunuh. Dari situ menunjukkan seandainya Jesus adalah raja disitu,ia juga kan melaksanakan seperti apa yang diceritakan. ayat itu juga menjelaskan kaitan dengan kedatangannya kali kedua yang mana baginda akan menjadi hakim yang adil di dunia ini. Namun apa yang membezakan antara Islam dengan Kristian dalam ayat tersebut bahawa hukuman yang dilakukan dalam perumpamaan itu adalah benar yang mana Jesus juga akan melakukan demikian sekiranya dia menjadi raja Israel ketika itu dan melakukan hal yang sama menjadi hakim di dunia ini kelak. Kasih sayang bukan segala-galanya kerana kasih sayang adakalanya tidak boleh memberikan pengajaran kepada penzalim. Kasih yang sejati tidak melanggar keseimbangan dalam perkara lain. Seandainya raja itu tidak menghukum orang yang tidak taat tetapi balas dengan kasih berikan 10 kota walhal tidak menjalankan kerjanya,dimana keadilan raja itu??. Sebab itu makanya,kasih yang hakiki tidak melenyapkan hukum. Iblis lakukan apa saja untuk menyesatkan manusia…..sebab itu Iblis akan olahkan sesautu yang lebih indah untuk kaburkan mata manusia dengan hiasan kelembutan agar manusia ikutinya….

FITNAH PERTAMA RUNTUH!

Bantahan Kedua :
Isa dan Islam berkata,
Al-Quran juga memuat kisah-kisah yang berasal dari cerita rakyat kuno Ibrani dan Kristen. Beberapa diantaranya cerita dari rakyat Persia. Dan sayangnya, cerita-cerita tersebut hanya dongeng, seperti Malin Kundang dan Tangkuran Perahu, yang kita kenal sejak kecil.
Pertama, cerita mengenai seluruh penduduk desa yang diubah menjadi kera karena mereka melanggar sabat dan melakukan kegiatan memancing (Qs 2:65; Qs 7:163-166). Cerita ini merupakan legenda terkenal pada masa Muhammad.
Kedua, cerita mengenai Yesus pada masa kecil membuat burung dari tanah liat, lalu menjadikannya hidup (Qs 3:45-51; Qs 5:10). Cerita ini berasal dari “Injil Thomas dan Israel.” Injil palsu ini ditulis tahun 150 M, hampir 500 tahun sebelum kelahiran Muhammad ada. Cerita yang sama terdapat dalam versi Arab di “Gospel of Infancy” yang diakui oleh para ahli sastra sebagai injil palsu dan berasal dari Mesir.
Bagaimana mungkin Al-Quran menaruh cerita rakyat lalu mengakuinya sebagai firman Allah?

MAB response,
Anda hanya usulkan tanpa bukti dari sejarah bahawa ianya dongeng. Israel disumpah oleh Allah menjadi kera kerana melanggar Sabbath dan bukti sejarah ditunjukkan bahawa orang Israel yang menjadi monyet hanya 12 000 orang Judah suku Aylah dari 70 000 penduduk Aylah yang ada pada masa itu. Saya jawab dua point anda dengan memberikan URL dari sumber yang telah menjawabnya :
01 – Bukti bahawa Israel yang disumpah oleh Allah menjadi Kera kerana melanggar Hukum Sabbath:
– http://jews-for-allah.org/Jews-and-Muslims-Agree/jewishsabbath-islamsabbath.htm
– http://www.answering-christianity.com/apes_and_swines.htm
– http://www.answering-christianity.com/sami_zaatri/3_misinterpreted_ayat.htm
– https://www.eramuslim.today/alquran/tafsir-al-a-039raaf-166-yahudi-dikutuk-jadi-kera.htm#.WKHrbDWbvcs

02 – Jawapan bukti bahawa Quran tidak meniru dari Apocryphal Books (Infancy Gospel of Thomas 2) :
– http://www.call-to-monotheism.com/does_the_quran_plagiarize_from_the_infancy_gospel_of_thomas_
– http://www.answering-christianity.com/bassam_zawadi/concise_reply_to_james_arlandson.htm
– http://www.islamic-awareness.org/Quran/Sources/BBbible.html
– http://www.islamic-awareness.org/Quran/MuhBible.html
– http://www.letmeturnthetables.com/2010/12/william-muir-alleged-sources-quran.html

Menurut Christian scholars,Bible terjemahan Arab tidak ada semasa kenabian Muhammad SAW. Perjanjian Lama terjemahan bahasa Arab pertama kali oleh Saadia Gaon pada 902 AD. Manakala Perjanjian Baru diterjemah dalam bahasa Arab pada tahun 1616 oleh Erpenius. Waraqa Ibn Naufal hanya tahu kasi translate Injeel Aramaic Syriac kepada Arabic tapi tidak dikatakan beliau menerjemahkan satu buku Injeel kepada bahasa Arabic. Jadi bagaimana anda mahu katakan bahawa Muhammad meniru Infancy Gospel of Thomas atau Bible lain sedangkan belum ada Bible dalam terjemahan Arab ketika itu???. Dan dari sumber yang saya berikan di atas,pihak gereja masih gagal berikan sebab bukti yang mutlak mengapa mereka menolak 41 Apocryphal Books.

Dongengan dalam Bible anda ada 18 cerita dongeng dalam Bible anda tapi disini saya ambil satu bukti sahaja. Pembohongan perang dalam syurga yang mana naga berperang dengan malaikat dalam syurga. Bagaimana dalam syurga tercetusnya perang???. Nampaknya lagi aman masuk neraka kerana tidak ada peperangan….mari kita lihat : (taken from Bassam Zawadi)
In due time I will be responding to those supposed claims by the Christian. However the purpose of this article is to show that it is infact the Bible which contains the fairy tales, and fables etc. Just look no further than the book of Revelations. Sometimes you have to remind yourself that this isn’t a magical fairy-tale book, but a supposed revelation from God.
Revelations 12: 1-9
And there appeared a great wonder in heaven; a woman clothed with the sun, and the moon under her feet, and upon her head a crown of twelve stars: 2 And she being with child cried, travailing in birth, and pained to be delivered. 3 And there appeared another wonder in heaven; and behold a great red dragon, having seven heads and ten horns, and seven crowns upon his heads. 4 And his tail drew the third part of the stars of heaven, and did cast them to the earth: and the dragon stood before the woman which was ready to be delivered, for to devour her child as soon as it was born. 5 And she brought forth a man child, who was to rule all nations with a rod of iron: and her child was caught up unto God, and to his throne. 6 And the woman fled into the wilderness, where she hath a place prepared of God, that they should feed her there a thousand two hundred and threescore days. 7 And there was war in heaven: Michael and his angels fought against the dragon; and the dragon fought and his angels, 8 And prevailed not; neither was their place found any more in heaven. 9 And the great dragon was cast out, that old serpent, called the Devil, and Satan, which deceiveth the whole world: he was cast out into the earth, and his angels were cast out with him.
Is the book of God, or is this some magical book? Quite a lot of interesting points to note, for one, we see a lady who is clothed with the sun, and she has the moon under her feet! How interesting.
It even gets more interesting when we read that there was a war in heaven! A civil war you could say, the angels gone bad versus the angels who still keep their loyalty with God, the bad angels were lead by satan and the dragon. While the good angels were lead by the angel Michael. What an amusing little story wouldn’t you say?
Note also, this dragon has seven heads, and ten horns, how interesting. However so, there is one slight problem with this. For one, how did the dragon enter heaven? This raises the question, where is heaven? If the dragon managed to fly around and enter heaven, then this would mean heaven is a physical presence, not some spiritual world. However so, Christians believe heaven is a spiritual place, not a physical area. So therefore, how was a dragon flying around in a spiritual world?
Thats not the only fable found in this book, there is more:
Revelations 13: 1-5:
1 And I stood upon the sand of the sea, and saw a beast rise up out of the sea, having seven heads and ten horns, and upon his horns ten crowns, and upon his heads the name of blasphemy. 2 And the beast which I saw was like unto a leopard, and his feet were as the feet of a bear, and his mouth as the mouth of a lion: and the dragon gave him his power, and his seat, and great authority. 3 And I saw one of his heads as it were wounded to death; and his deadly wound was healed: and all the world wondered after the beast. 4 And they worshipped the dragon which gave power unto the beast: and they worshipped the beast, saying, Who is like unto the beast? who is able to make war with him? 5 And there was given unto him a mouth speaking great things and blasphemies; and power was given unto him to continue forty and two months.
How amusing. A beast rose from the sea, he had seven heads and ten horns! It seems John was having nightmares when he was on this island.
Revelations 19:17
17 And I saw an angel standing in the sun; and he cried with a loud voice, saying to all the fowls that fly in the midst of heaven, Come and gather yourselves together unto the supper of the great God;
How interesting, an angel standing in the sun.

Much more could be said, but I think that should do. So everyone, beware of the dragon!!!!

FITNAH KEDUA RUNTUH!

Bantahan Ke3 :
Isa dan Islam berkata,
Surah Al-Jin, khususnya 72:6 yang mengajarkan bahwa manusia boleh atau dapat meminta pertolongan dan perlindungan kepada jin-jin yang soleh/Mukmin. Ayat lain menceritakan, saat Muhammad sedang sholat, dia dikerumuni oleh banyak jin-jin
(Qs 72:16).
Injil Allah, menegaskan bahwa iblis adalah bapa segala dusta (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:44). Dengan kata lain, jin adalah roh jahat yang tidak dapat memberi pertolongan kepada manusia. Sehingga, seyogyanya sangat wajar jika pengikut Isa menolak Surah 72 sebagai wahyu dari Allah.

MAB response :
Mari kita baca ayatnya :
“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.”
[Al-Jinn 72:6]

Jelas disitu tidak ada kenyataan di atas bahawa dibolehkan meminta pertolongan dengan Jin sekalipun jinn itu beriman atau tidak. Di atas hanya dijelaskan suatu peristiwa bahawa ada segolongan manusia yang meminta perlindungan dengan jin. Dan dengan demikian jelas di akhir ayat disebutkan jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.

Secara psychology dalam perbandingan agama,apabila Kristian tewas buntu akal dalam perdebatan dengan Islam,biasanya mereka akan jadi dua golongan sahaja iaitu golongan yang rendah hati (masuk Islam kerana ambil pengkajian) dan golongan degil (golongan ini akan jadi Anti-Islam). Maka mereka akan menghalalkan cara apa saja untuk jatuhkan Islam semata-mata untuk menjayakan misi dakyah “Kasih” mereka. Lima (05) taktik yang menjadi trade mark kepada missionaries Kristian :
01 – Fitnah
02 – Putar alam (spin)
03 – Keluar tajuk (Out of Topic)
04 – Menipu
05 – Menghina emosi

Sekarang giliran saya…. Bagaimana jika gaya cara anda,saya pakai untuk menafsirkan Bible yang menceritakan bahawa :
– Nabi Daud berhasil dipujuk oleh iblis (I Chronicles 21:1-2)
– Jesus digoda oleh iblis (Matthew 4:1-10 dan Luke 4:1-13)
– Jesus mengabulkan permintaan syaitan2 (roh jahat) yang mengakibatkan dua ribu ekor babi mati lemas di dalam jurang (Mark 5:12-13 dan Matthew 8:28-32)

Soalan saya,
Apakah ayat-ayat ini ditafsirkan bahawa orang Kristian boleh bersekutu dan bekerjasama dengan iblis,syaitan dan roh jahat (Jin)????

FITNAH KETIGA RUNTUH!

Bantahan Ke4 :
Isa dan Islam berkata,
“Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israil) dengan ’Isa putera Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).
Menurut Qs 5:46, petunjuk dan cahaya Allah terdapat dalam Injil dan Taurat. Bukan dalam kitab-kitab lain. Jika demikian, apakah pengikut Isa masih perlu mencari petunjuk dan cahaya Allah dari kitab lain, apalagi kitab yang memuat dongeng-dongeng?

MAB response :
Mari saya jelaskan…….Dalam Quran,Allah hanya membenarkan Taurat Musa dan Injeel Yeshua Ha’Masaha (Injeel Eesa Al-Masih Alaihissalam) adalah petunjuk,cahaya tapi hanya untuk Bani Israel saja. Ayat yang anda ambil tersebut,sila baca ayat seterusnya hingga ayat 48,mari kta baca :
“Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya,iaitu kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu.Untuk tiap-tiap umat diantara kamu,Kami berikan aturan dan jalan yang terang.Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat saja,tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu,maka berlumba-lumbalah berbuat kebajikan.Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya,lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu.”
[Al-Maidah 5:48]
– Ayat ini menjelaskan bahawa tiap-tiap umat telah diberikan aturan yang terang iaitu Taurat,Zabur dan Injeel adalah untuk umat para Nabi bangsa Israel dan Al-Quran adalah untuk semua manusia semuanya. Al-Quran menjadi hakim membenarkan kitab sebelumnya sekaligus sebagai batu Ujian (Landasan untuk menguji benar tidaknya kitab terdahulu kerana kitab terdahulu sudah banyak pemalsuan di dalamnya). Konsep “genea” dalam setiap kitab sebelum Quran merujuk garis masa syariat ajaran khusus zaman perutusan nabi pada waktu tersebut sahaja…

Tetapi saya faham,pasti pihak anda mengatakan bahawa jika benar demikian,ayat Quran saling bercanggah sebab kononnya sebahagian ayat mengatakan membenarkan kitab terdahulu tetapi sebahagian ayat lagi menyatakan bahawa kitab terdahulu telah dipalsukan.

Okay baik…Dalam Quran telah nyatakan dengan membenarkan Taurat Musa dan Injeel Jesus serta kitab para nabi lain dengan menerangkan bahawa kesahihan ajaran yang benar dan akan datangnya Nabi Akhir Zaman. Pada masa yang sama Quran juga menerangkan bahawa kitab dahulu sebelumnya telah diubah. Apakah ini bercanggah??..TIDAK!… Ini kerana Quran datang sebagai SIGNS (TANDA) bukan SCIENCE (PENGETAHUAN). Jika Quran datang sebagai SCIENCE,tebal Quran seperti tinggi menara. Jadi Quran menjelaskan secara umum sebagai peringatan dalam pemberitahuan,jadi ianya bukan merujuk mandatori bahawa kitab dahulu di ubah secara keseluruhan. Untuk membezakan mana yang masih asli ialah dengan inisiatif dari para ahlul kitab yang membuat kajian. Mana yang sejajar selari dengan ajaran dari Tuhan Yang Satu,itulah yang menentukan keaslian ayat tersebut.

Apakah anda menyangka bahawa tuhan utuskan nabi di zaman “A” dengan lain ajaran,dizaman “B” dengan lain ajaran dan dizaman berikutnya dengan lain ajaran???. Jika benar demikian,maknanya Tuhan tidak konsisten dengan Sunnatulah-Nya sendiri dalam penciptaan dan jika benar demikian juga,bermakna,secara tidak langsung ini membuat adanya tuhan lain selain Allah sedangkan pada masa yang sama Dia telah terangkan bahawa tiada tuhan selain Dia. Apakah ini tindakan bijak sedangkan Dia Maha Bijaksana??. Anda masuk darjah satu dan anda telah mempelajari apa yang di ajar semasa anda dalam lingkungan peringkat darjah satu. Apabila anda naik darjah dua,anda boleh menerima dalam kefahaman masuk semua ajaran peringkat darjah dua kerana anda suda ada asas pengetahuan semasa darjah satu. Jika anda terus lompat ke darjah dua tanpa melalui peringkat permulaan iaitu masa darjah satu,apakah anda akan faham apa yang di ajarkan semasa dalam peringkat darjah dua???

Jadi untuk mensahihkan apa yang diajarkan semasa dalam peringkat darjah dua,anda harus merujuk asas pembelajaran dalam peringkat darjah satu. Begitu juga ajaran agama dan kenabian nabi Muhammad SAW,untuk mensahihkan sebuah ajaran benar dan nubuwwah Nabi Terakhir,harus meneliti kitab dahulu sebelum Quran yang mana masih ada sisa-sisa keaslian ajaran yang benar dari para nabi terdahulu dari Allah. Disini saya berikan argument yang lebih terperinci untuk mengetahui siapa yang mengubah ayat kitab dahulu,bila dan dimana serta mana ayat yang masih asli,sila rujuk sumber ini :
– http://www.answering-christianity.com/que3.htm
– http://www.answering-christianity.com/warning.htm
– http://www.answering-christianity.com/sake.htm
– http://www.answering-christianity.com/sake3.htm
– http://www.answering-christianity.com/que9.htm
– http://www.answering-christianity.com/blog/index.php?topic=1022.0
– http://www.answering-christianity.com/mucahit_sivri/quran_and_gospel.htm
– http://www.answering-christianity.com/authors_gospels.htm
– http://www.answering-christianity.com/sake11.htm
– http://www.answering-christianity.com/scholars_refute.htm

Tiga (03) argument anda di atas menunjukkan bahawa anda menyatakan Quran itu bukan Wahyu dari Tuhan tapi pada masa yang sama anda mengambil ayat lain untuk membenarkan kitab anda. Dua (02) soalan saya mudah sahaja untuk anda :
01 – Seandainya lah ayat Quran tersebut membenarkan Bible anda kini,apakah anda beriman dengan Quran secara keseluruhan???

02 – Seandainya lah ayat Quran tersebut membenarkan Bible anda kini kerana alasannya Bible anda juga termasuk kitab sebelum Quran,maknanya Quran juga membenarkan 41 Apocryphal Books anda :
The Dialogue of the Savior
The Gospel of Andrew
The Gospel of Apelles
The Gospel of Bardesanes
The Gospel of Barnabas
The Gospel of Bartholomew
The Gospel of Basilides
The Gospel of the Birth of Mary
The Gospel of Cerinthus
The Gospel of Eve
The Gospel of the Ebionites
The Gospel of the Egyptians
The Gospel of the Encratites
The Gospel of the Four Heavenly Regions
The Gospel of the Hebrews
The Gospel of Hesychius
The Gospel of the Infancy of Jesus Christ
The Gospel of Judas Iscariot
The Gospel of Jude
The Gospel of Marcion
The Gospel of Mani
The Gospel of Mary
The Gospel of Matthias
The Gospel of Merinthus
The Gospel According to the Nazarenes
The Gospel of Nicodemus
The Gospel of Perfection
The Gospel of Peter
The Gospel of Philip
The Gospel of Pseudo-Matthew
The Gospel of Scythianus
The Gospel of the Seventy
The Gospel of Thaddaeus
The Gospel of Thomas
The Gospel of Titan
The Gospel of Truth
The Gospel of the Twelve Apostles
The Gospel of Valentinus
The Protevangelion of James
The Secret Gospel of Mark
Thomas’s Gospel of the Infancy of Jesus Christ

Apakah anda setuju atau tidak???
Jika SETUJU,makanya gereja anda harus menerima 41 Apocryphal Books secara 100%

Jika TIDAK SETUJU,makanya secara tidak langsung anda setuju Bible anda kini tidak termasuk dalam pembenaran Quran…

FITNAH KEEMPAT RUNTUH!

RUMUSAN
01 – Staff IsadanIslam jahil dalam konsep kasih-sayang
02 – STaff IsadanIslam hanya melakukan fitnah
03 – Staff IsadanIslam jahil dalam kitab agama
04 – Staff IsadanIslam berdusta dalam menyampaikan dakyah

KESIMPULAN
Quran adalah Kitabullah dari Tuhan Semesta Alam – Allah Azza’Wa’Jalla dan merupakan Kitab yang terakhir menjadi hakim kepada kitab-kitab terdahulu. Pihak IsadanIslam gagal tunjukkan bahawa Quran bukan wahyu dari Allah.

Islam agama yang benar…pesan Jesus Christ pbuh :
“Jikalau kamu tetap dalam sabdaku,kamu benar-benar adalah muridku.dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”
[John 8:31-32]
– memerdekakan anda dari kekufuran…

“Itulah sebabnya aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; kerana sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti.”
[Matthew 13:13]

pesan Rasullullah Muhammad SAW :
“Terimalah kebenaran itu walau ianya pahit..”
[Hadith Sahih Bukhari dan Tirmizi]

Allah Azza’Wa’Jalla berfirman :
“Mereka pekak, bisu dan buta; dengan keadaan itu mereka tidak dapat kembali (kepada kebenaran).”
[Al-Baqarah 2:18]

“Telah datang kebenaran dan lenyaplah kebatilan.Sesungguhnya kebatilan itu sememangnya pasti lenyap.”
[Al-Isra’ 17: 81]