Skip to content

Menjawab IsadanIslam – Muhammad Berkata “Nafas Hidupku Ada Dalam Isa”

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Pada 05 September 2012,Staff IsadanIslam telah membuat satu artikel yang bertajuk “Muhammad Berkata “Nafas Hidupku Ada Dalam Isa”…”. Artikel tersebut boleh dilihat disini :
– https://www.isadanislam.org/isa-al-masih/muhammad-berkata-nafas-hidupku-ada-di-dalam-isa/

Setelah saya membacanya,banyak penyelewengan dan kesalahan yang dilontarkan oleh staff IsadanIslam dalam artikel tersebut. Sebelum ini,saudara kita dari Muslim Apologetics yang lain telah menjawab artikel ini,boleh rujuk disini :
– http://dakwah-agama.blogspot.com/2012/10/menjawab-isadanislam-dot-com-muhammad.html

Tapi tidak mengapa,disini saya tampilkan artikel ini sebagai jawapan mutlak sebagai pendukung kuat kepada jawapan pendakwah muslim dalam sumber di atas sekaligus meluruskan kesalahan dan meruntuhkan dakyah tuduhan seperti dalam artikel milik IsadanIslam itu.

IsadanIslam berkata,
Penyair, Samuel Taylor Coleridge dalam Rhyme of the Ancient Mariner mengatakan: “Air, air di mana-mana namun tak setetes pun untuk diminum.”

Bagi mahkluk hidup, air merupakan kebutuhan primer. Menurut Laporan Perkembangan Air Dunia PBB, sekitar pertengahan abad ini kekurangan air menjadi masalah global. Perkiraan pesimis tujuh milyar orang di enam puluh negara akan mengalami kelangkaan air. Sedangkan untuk perkiraan optimis, hanya sekitar dua milyar orang di empat puluh delapan negara.

MAB response :
Samuel Taylor Coleridge yang merupakan seorang English Poet,Phylosopher dan Theologian serta seorang Literary Critic telah membuat satu syair mengenai air dalam “The Rime of the Ancient Mariner”. Syair dari beliau itu boleh lihat disini :
– https://www.poetryfoundation.org/poems/43997/the-rime-of-the-ancient-mariner-text-of-1834

bunyi puisi syair tersebut seperti berikut :
“Water, water, everywhere,
And all the boards did shrink;
Water, water, everywhere,
Nor any drop to drink.”

Namun malangnya,puisi syair dari Samuel Taylor Coleridge juga di ambil serangkap ayat oleh staff IsadanIslam untuk membenarkan ketuhanan Jesus Christ padahal syair itu tidak ada kaitan dengan Jesus Christ pbuh dan tidak ada kaitan dengan masalah kekurangan air di pertengahan abad dunia tetapi puisi syair ini berkait dengan pengalaman seorang pelayar laut yang telah kembali dari pelayaran laut yang panjang.

Disini saya berikan keterangan dari Scott Grant F mengenai syair dari The Rime of The Ancient Mariner :
“The Rime of the Ancient Mariner relates the experiences of a sailor who has returned from a long sea voyage. The mariner stops a man who is on his way to a wedding ceremony and begins to narrate a story. The wedding-guest’s reaction turns from bemusement to impatience to fear to fascination as the mariner’s story progresses, as can be seen in the language style: Coleridge uses narrative techniques such as personification and repetition to create a sense of danger, the supernatural, or serenity, depending on the mood in different parts of the poem.”
[Scott, Grant F. “‘The Many Men so Beautiful’: Gustave Doré’s Illustrations to ‘The Rime of the Ancient Mariner,'” Romanticism 16.1]
– https://en.wikipedia.org/wiki/The_Rime_of_the_Ancient_Mariner

Homer Simpson sendiri mengambil puisi syair ini untuk menyesuaikan situasi lain yang berkait rapat cerita seseorang yang terdampar perahunya di pulau yang dikelilingi laut samudera luas namun tidak ada seorang pun ahli falsafah mengambil syair ini untuk mengaitkan dengan kekurangan air di dunia global apatah lagi mengaitkan ketuhanan Jesus. Jadi mohon jangan seleweng puisi syair Samuel Taylor Coleridge dengan kesesatan doktrin Jesus adalah tuhan dalam kepercayaan Kristian.

IsadanIslam berkata,
Manusia Membutuhkan Air Kehidupan Rohani
Bila persediaan air di masa depan mengkhawatirkan, bagaimana dengan persediaan “air kehidupan” rohani kita? Bukankah “air kehidupan” rohani tidak kalah pentingnya bagi seseorang?

Setiap manusia membutuhkan “air kehidupan.” Sebab tidak sedikit umat beragama yang mengalami kekeringan rohani dalam kehidupannya.

Isa Al-Masih Adalah Air Kehidupan
Kitab Suci Injil mencatat Isa Al-Masih adalah sumber “Air Kehidupan”. “Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 4:14).

MAB response :
01 – Benar! manusia memerlukan “Maa’in Al-Hayy’ur Ruhaniy” (air kehidupan Rohani) dan air kehidupan ruhani tersebut adalah Zikrullah (Hadith Sahih Ahmad No.26298 / Al-Baqarah 2:198 / Al-Muzammil 73:8 dan Saba’ 34:27). Dengan zikrullah menjadi air,maka iman ruhani manusia tidak akan pernah dahaga.

02 – Jesus Christ pbuh tidak mengatakan dirinya adalah “Air Kehidupan” tetapi Jesus Christ pbuh mengatakan,
“tetapi barangsiapa minum air yang akan aku berikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan aku berikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”

Apakah air tersebut???….Anda mengambil serangkap ayat tanpa mengambil konteks. Disini saya bantu anda bagaimana faham Bible anda sendiri. Mula-mula Jesus tiba disebuah Kota Samaria yang bernama Sikhar yang berdekatan dengan tanah yang diberikan Yaakub pbuh dahulu kepada anaknya iaitu Yusuf pbuh (John 4:5). Kemudian Jesus duduk di sumur itu kerana kepenatan di waktu tengah hari (John 4:6). Maka datang seorang wanita di sumur itu dan Jesus meminta air kepadanya (John 4:7).

Kemudian wanita itu jawab bahawa bagaimana Jesus seorang Judah tergamak bergaul dengan seorang Samaritan (John 4:9). Ini kerana ketika itu,orang-orang Judah tidak bergaul dengan orang-orang Samaritan. Lalu Jesus jawab,
“Jikalau engkau tahu tentang kurnia Allah dan siapakah dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup.”
[John 4:10]
– maksud ayat yang disampaikan oleh Jesus ialah jika wanita itu tahu bahawa Allah yang berikan rezeki kepada dia dan mengenali siapa yang datang kepadanya untuk meminta minum,pasti dia akan mensyukuri tentang hal itu dan pasti Tuhan memberikan kepadanya air kehidupan.

Namun wanita tersebut masih tidak faham lalu berkata,
“tuan,engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam. Dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?Adakah engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?”
[John 4:11-12]

Wanita itu menyangka Jesus maksudkan air dalam sumur tersebut sehingga mempertikai bagaimana Jesus memberikan air kehidupan sedangkan dia (Jesus) tidak memiliki timba dan sumur itu amat dalam yang Jesus tidak mampu miliki. Dan wanita itu mempertikai apakah Jesus lebih besar dari Yaakub yang memberikan sumur ini kepada keturunannya dan binatang ternakannya.

Lalu Jesus jawab,
“”Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi tetapi barangsiapa minum air yang akan aku berikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan aku berikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”
[John 4:13-14]

Jesus menjelaskan bahawa sekiranya minum air duniawi,maka pasti akan dahaga lagi tetapi sesiapa yang meminum air ruhani yang menjadi mata air dalam diri manusia,maka tidak akan haus selama-lamanya dan air itu membawa kepada ganjaran syurga (kehidupan yang kekal).

Jadi dari konteks ini,”Air Kehidupan Ruhani” yang dimaksudkan adalah Zikrullah. Dengan Zikrullah,kita akan menjadi seorang yang sentiasa mensyukuri nikmat yang Allah berikan dan menjadikan iman dalam diri seseorang menjadi kukuh tidak akan dahaga selama-lamanya. Iman yang kukuh dalam diri manusia itu akan membawa manusia ke jalan Syurga.

Maka sebab itu apabila wanita telah faham maksud dari penyampaian Jesus Christ pbuh,wanita itu bertanya kepada Jesus,
“Tuan, nyata sekarang padaku bahawa engkau seorang nabi.”
[John 4:19]

dan wanita itu berkata lagi,
“Aku tahu bahawa Mesias akan datang yang disebut juga Kristus; apabila dia datang,dia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami.”
[John 4:25]

Lalu Jesus jawab,
“Akulah dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau.”
[John 4:26]

Jadi jelas,dalam konteks ini wanita itu mengetahui bahawa orang yang dahaga datang kepadanya adalah seorang Nabi dan Al-Masih yang di utuskan oleh Tuhan untuk MEMBERITAKAN SEGALA SESUATU kepada mereka. Jesus memberitakan tentang Zikrullah menunjukkan bukti bahawa Jesus Christ pbuh adalah Nabi untuk menyampaikan risalah ajaran Tuhan. Kita mensyukuri apa yang dikurniakan oleh Allah dan membantu orang susah,maka itu semua menjadikan iman dalam diri lahirnya ketaqwaan yang mana tidak akan sesekali dahaga dalam kesyukuran kepada Tuhan. Jelas TIDAK ADA ayat disitu membuktikan Jesus adalah tuhan.

IsadanIslam berkata,
Peranan Isa Al-Masih yang sangat penting bagi kehidupan manusia, tidak hanya dicatat dalam Injil. Nabi umat Muslim juga mengakui “nafas hidupku ada dalam Isa Al-Masih.” Mutiara Hadist, 2002 jilid III No. 152 Muhammad mengatakan, “Nafas hidupku ada di dalam Isa Putra Maryam”

MAB response :
Mari kita baca Hadith tersebut,
“Muhammad Berkata: Nafsihi bi yadihi Isabnu Maryama”
[Mutiara Hadith 2002 Jilid III No.152]

Hadith ini adalah MAUDHU’ (PALSU) kerana :
01 – tidak ada asal perawi yang mana Hadith ini dinukilkan dari “Mutiara” sedangkan dalam TIDAK ADA perawi bernama “Mutiara”.

02 – Hadith ini TIDAK MEMILIKI Sanadh’

03 – Hadith ini dibuat pada tahun 2002 sedangkan semua Hadith dari zaman Nubuwaah Muhammad SAW sehinggalah zaman Khulafa’ Ar-Rasyidin seterusnya 200 tahun selepas kewafatan Muhammad SAW telah lengkap dalam Sunnah Report Documentation secara rasmi.

Kristian sanggup menghalalkan cara dengan berdusta membuat hadith lain semata-mata membenarkan doktrin sesat Jesus adalah tuhan.

IsadanIslam berkata,
Muslim Sejati Wajib Mempercayai Isa Al-Masih
Muhammad menempatkan Isa Al-Masih, sebagai bagian penting dalam perjalanan kehidupan rohaninya. Itu sebabnya dia menyatakan nafas hidupku ada dalam Isa Al-Masih. Bagaimana dengan anda yang mengaku sebagai Muslim sejati? Seberapa sering umat Muslim mendengarkan ceramah tentang kebesaran Isa Al-Masih? Apakah Kematian, kebangkitan, dan kenaikan-Nya yang jelas tertulis dalam Al-Quran, hanya dianggap kisah usang, yang tidak perlu diceritakan kembali?

Seorang Muslim sejati, tentu tidak hanya mempercayai sebagian kebenaran yang ada dalam Al-Quran.

MAB response :
Sememangnya muslim sejati beriman kepada semua Anbiya wa Rasul termasuk Jesus Christ pbuh kerana Muhammad SAW mengajar untuk mengimani semua Utusan Allah dan ini membuktikan bahawa Islam BUKAN agama Anti-Christ dan membuktikan bahawa Islam memuliakan Jesus Christ pbuh.

Namun keimanan kami terhadap Jesus Christ pbuh tidak lebih hanya seorang Nabi wa Rasul. Bahkan Bible anda sendiri mengakui bahawa Jesus Christ pbuh adalah seorang Nabi wa Rasul serta Hamba Allah (Luke 7:16 / Luke 24:19 / John 6:14 / John 7:40 / Matthew 21:11 / Matthew 21:46 / Matthew 13:57 / Acts 3:13 / Acts 3:26 dan Acts 4:27).

Jika ada SATU DALIL dalam SEMUA VERSI BIBLE ada mengatakan baik dari Firman Bapa dan lisan sabda Jesus sendiri ada mengatakan Jesus adalah Tuhan,kami (muslim) bersiap untuk murtad. Pertaruhan cabaran ini,Kristian TIDAK AKAN MAMPU buktikan kebenaran Jesus Christ pbuh adalah tuhan sehingga Kiamat.

IsadanIslam berkata,
Isa Al-Masih, Rahmat Bagi Alam Semesta
“Jibril berkata: “Demikianlah, Tuhanmu berfirman: ‘Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya (Isa Al-Masih) suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan” (Qs 19:21)

Isa Al-Masih adalah Rahmat bagi alam semesta. Sebagai tanda dan rahmat dari Allah, sepatutnyalah umat Muslim menerima-Nya bagi kehidupan mereka.

MAB response :
Semua muslim beriman bahawa Jesus Christ pbuh adalah rahmat dari Allah (Maryam 19:21). Bahkan Muhammad SAW juga adalah rahmat dari Allah untuk sekalian alam. Mari kita baca ayatnya :
“Tidaklah Kami mengutusmu melainkan untuk menjadi rahmat bagi sekalian alam.”
[Al-Anbiya 27:107]
– Jadi apakah Nabi Muhammad SAW adalah tuhan???

Kami tidak ada masalah menerima Jesus sebagai tanda dan rahmat kepada manusia kerana baginda (Jesus) adalah Utusan Allah yang di rahmati oleh Allah seperti mana sama halnya dengan Muhammad SAW juga menjadi tanda dan rahmat bagi sekalian alam disebabkan baginda (Muhammad) juga adalah Utusan Allah bahkan sebagai Khatam’ul Anbiya yang dirahmati oleh Allah.

Bahkan Bible anda sendiri menubuatkan kedatangan Muhammad SAW :
01-Genesis 49:3-10
02-Deuteronomy 18:18
03-Deuteronomy 33:2
04-Psalm 45:1-17
05-Psalms 72:8-17
06-Psalm 110:1-7
07-Song of Solomon 5:16
08-Isaiah 29:9-15
09-Isaiah 40:1-5
10-Isaiah 42:1-12
11-Isaiah 54:1-3
12-Daniel 7:1-25
13-Habakkuk, 3:3
14-John 16:1-15
15-John 14:16-17

Jika anda benar-benar menjadikan Jesus Christ pbuh sebagai tanda dan rahmat dalam kehidupan anda,maka anda harus juga menerima Muhammad SAW sebagai tanda dan rahmat dalam kehidupan anda. Apakah anda mampu menerimanya??

IsadanIslam berkata,
Dialah sumber kehidupan. Seseorang yang menerima “Air Kehidupan” dari-Nya tidak akan mengalami kekeringan rohani. Sebab “Air Kehidupan” yang diberikan-Nya akan selalu memancar sampai pada kehidupan yang kekal.

MAB response :
Setelah dibahaskan secara kontekstualiti mengenai “Air Kehidupan”,maka jelas difahami bahawa ‘Air Kehidupan” yang dimaksudkan adalah ZIKRULLAH. Dengan Zikrullah,kita akan menjadi seorang yang sentiasa mensyukuri nikmat yang Allah berikan dan menjadikan iman dalam diri seseorang menjadi kukuh tidak akan dahaga selama-lamanya. Iman yang kukuh dalam diri manusia itu akan membawa manusia ke jalan Syurga.

KESIMPULAN
TIDAK ADA Hadith Muhammad SAW yang mengatakan “Nafas hidupku ada di dalam Isa Putra Maryam” dan “Air Kehidupan” yang dimaksudkan oleh Jesus Christ pbuh (John 4:5-26) adalah merujuk Zikrullah.

“Demi sesungguhnya! Telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Bahawasanya Allah ialah Al-Masih Ibni Maryam”. Padahal Al-Masih sendiri berkata :” Wahai Bani Israil! Sembahlah Allah,Tuhanku dan Tuhan kamu. Bahawasanya sesiapa yang mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang lain,maka sesungguhnya Allah haramkan kepadanya Syurga dan tempat kembalinya ialah Neraka dan tiadalah seorang penolong pun bagi orang-orang yang berlaku zalim”. Demi sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Bahawasanya Allah ialah salah satu dari tiga tuhan”. Padahal tiada Tuhan melainkan Allah. Dan jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, sudah tentu orang-orang yang kafir dari antara mereka akan dikenakan azab seksa yang tidak terperi sakitnya.”
[Al-Maidah 5:72]

KEMBALILAH KE PANGKAL JALAN IAITU ISLAM….SAKSIKAN KEBENARAN ISLAM….

pesan Jesus kepada anda,
“Jikalau kamu tetap dalam sabdaku,kamu benar-benar adalah muridku.dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”
[John 8:31-32]
– memerdekakan anda dari kekufuran…

pesan Rasullullah Muhammad SAW kepada anda :
“Terimalah kebenaran itu walau ianya pahit..”
[Hadith Sahih Bukhari dan Tirmizi]

Firman Allah Azza’Wa’Jalla :
“Telah datang kebenaran dan lenyaplah kebatilan.Sesungguhnya kebatilan itu sememangnya pasti lenyap.”
[Al-Isra’ 17: 81]

“Tiada tuhan selain Allah,Muhammad dan Eesa Al-Masih adalah Utusan Allah serta Jibrail Sayyid Malak Al-Qhuwaan adalah Ruhul Quddus…”